SEMBILAN KEBOHONGAN IBU DALAM HIDUPNYA

SEMBILAN KEBOHONGAN IBU DALAM HIDUPNYA
Tahukah Anda bahwa sebenarnya ibu sering berbohong?
Kalau Anda tidak percaya, ini buktinya.

1. TIDAK LAPAR
Ketika anaknya masih kecil, ibu sering memberikan porsi nasinya. Ibu berkata : “Makanlah Nak, Ibu tidak lapar.” Padahal mungkin dia lebih lapar dari anaknya.

2. IBU TIDAK SUKA
Ketika anaknya sudah dewasa, ibu slalu memberikan makanan bergizi, ketika anaknya berbagi ia berkata : “Makanlah Nak, Ibu tidak suka makan itu.” Padahal ia harus menahan seleranya.

3. TIDAK MENGANTUK
Ibu selalu bekerja sampai larut malam, anaknya berkata : ”Ibu...Tidurlah, udah malam. Besok pagi Ibu masih harus kerja.” Ibu berkata :”Kamu duluan tidur Nak, Ibu tidak capek.” Padahal sebenarnya badannya sudah sangat letih.

4.IBU PUNYA UANG
Ibu selalu mendukung anaknya untuk sekolah tinggi-tinggi. Terkadang ketika anaknya minta uang sekolah/uang kuliah/belanja, ibu berbohong  dan berkata dia punya uang. Padahal sebenarnya sudah sejak pagi dia kesana kemari meminjam uang dari tetangga.

5. MENOLAK PEMBERIAN
Setelah lulus sekolah dan bekerja. ibu selalu menolak jika anaknya membantu atau memberi uang. Ibu bersikukuh tidak mau menerima uang dari anaknya. Ibu berkata : “Kamu lebih membutuhkannya”

6.IBU TIDAK APA-APA
Ketika anaknya merantau/menikah dan meninggalkan ibunya, ibu akan tersenyum agar terlihat kuat. Dia akan berkata : " Pergilah, Ibu tidak apa-apa. Doa ibu selalu besertamu." Padahal di dalam hati dia sudah menangis karena kehilangan.
7. IBU LEBIH SUKA DI KAMPUNG
Setelah anaknya menikah dan memiliki rumah masing-masing, Ibu lebih memilih tinggal di rumahnya sendiri walaupun tidak ada yang menemani. Sebenarnya ibu merasa kesepian, tapi dia tidak mau merepotkan anaknya. Dia berbohong dan mengatakan lebih suka tinggal di kampung.

8.MEREKA ANAK DAN CUCU SAYA
Setelah si Ibu tua, ada saja anak/menantu yang memperlakukan mereka tidak lebih dari pembantu dan baby sitter. Menjaga cucu dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga yang bahkan melebihi kekuatan mereka. Tapi si ibu bohong dan berkata "Aku tidak capek. Aku bisa melakukannya, mereka kan anak dan cucu saya."

9. ............
Mungkin Ibu tidak sempat melakukan kebohongan yang kesembilan karena bibirnya tidak sanggup lagi berkata saat dia sakit atau menemui ajalnya. Tetapi dia akan bahagia apabila dia "akan pergi" dengan membawa kenangan manis semasa hidupnya, yaitu cinta dan perhatian anak-anaknya.

Menjelang hari Ibu ini coba kita renungkan apakah kebohongan itu pernah dilakukan oleh ibu kita.
Sejauh apa kita menghormati dan menyayangi ibu kita. Karena hidup hanya sekali dan waktu tidak akan bisa diputar kembali.
Hormatilah ibu dan juga ayah anda. Ingatlah bahwa Tuhan hanya memberikan berkat dan umur panjang kepada orang yang menghormati ayah dan ibunya.

Salam
Ardian Rahmad

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEMIMPIN DESA BENTENG DEWA DARI MASA KE MASA.

Kaban Golon Hioo

Badan Permusyawaratan Desa